PaperOne Dari APRIL Terbukti Ramah Lingkungan

Paper One April

APRIL Group memproduksi salah satu merek kertas ternama PaperOneTM. Selain karena kualitasnya yang tinggi, PaperOneTM disukai karena terbukti ramah lingkungan.

APRIL Indonesia merupakan produsen pulp dan kertas terkemuka di dunia. Kapasitas produksi pulp tahunannya mencapai 2,8 juta ton. Sedangkan untuk kertas, APRIL sanggup menghasilkan 1,15 juta ton per tahun.

Dari sekian banyak produk yang dihasilkan oleh APRIL Asia, PaperOneTM merupakan salah satu yang terdepan. Hal itu terlihat banyaknya negara yang memanfaatkan PaperOneTM. Produk ini tidak hanya dipakai di Indonesia, namun sudah digunakan dan diekspor ke 70 negara.

Tentu saja ada alasan kuat mengapa PaperOneTM begitu diminati. Kualitas menjadi salah satu yang utama. Dengan ProDigiTM HD Print Technology yang digunakan untuk memproduksinya, PaperOneTM menghasilkan kertas yang pas untuk digital printing. Permukaan kertas yang lembut merupakan alasannya.

Bukan hanya itu, hasil cetakan dengan PaperOneTM dijamin memiliki warna yang lebih jelas. Tidak akan ada warna yang tembus maupun garis-garis yang kurang tegas dalam bagian cetakan. Bahkan, pengguna PaperOneTM mendapat keuntungan tambahan berupa penghematan tinta.

Hal tersebut terkuak sesudah Buyers Laboratory (BLI) sesudah melakukan evaluasi independen mengenai PaperOneTM. Mereka menemukan bahwa PaperOneTM mampu menghemat penggunaan tinta hingga 18 persen jika dibanding dengan merek kertas lain.

Beragam kelebihan tersebut sudah pantas membuat PaperOneTM diminati. Namun, mereka masih memiliki keunggulan lain yang membuatnya semakin disukai banyak pihak. Oleh APRIL Group, PaperOneTM diproduksi dengan memperhatikan keseimbangan alam sehingga ramah lingkungan.

Apa saja indikasinya? Berikut ini beberapa faktor yang memperlihatkan dengan nyata bahwa PaperOneTM memang ramah lingkungan.

PROSES PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB 

Proses Produksi PaperOne April
Image Source : April

            Tanggung jawab tinggi PaperOneTM terhadap lingkungan sudah dimulai sejak proses produksi. Dalam pembuatan, APRIL Group sangat memperhatikan kelestarian lingkungan.

Dimulai dari proses mendapatkan bahan baku. APRIL Indonesia menjamin tidak melakukan proses deforestasi untuk memperoleh kayu yang dibuat sebagai pulp dan kertas.

Mereka mulai meresmikannya pada 15 Mei 2015 seiring penerapan Kebijakan APRIL dalam Pengelolaan Hutan Berkelanjutan 2.0 (Sustainable Forest Management Policy (SFMP) 2.0). Penerapannya memastikan tidak ada bahan baku produk-produk APRIL yang berasal dari hutan alam.

Sebagai gantinya, APRIL Indonesia mengelola perkebunan sendiri. Bersama dengan mitra pemasok jangka panjang, APRIL tercatat mengelola hutan tanaman industri seluas 927.390 hektare. Di sana mereka menanaminya dengan pohon akasia dan eukaliptus yang sangat cocok untuk kawasan tropis.

Supaya kapasitas produksi terus terjaga, manajemen perkebunan dilakukan dengan profesional. APRIL tercatat membuat sistem pembibitan khusus yang membuat mereka sanggup menanam 200 juta pohon per tahun.

Bukan hanya itu, dalam proses produksi, APRIL Asia sangat memperhatikan dampak kepada lingkungan. Terkait air yang digunakan dalam proses produksi misalnya. Mereka mengambilnya dari Sungai Kampar. Namun, jumlah air yang diambil dari sana sangat sedikit, yakni cuma 1,89 persen dari total debit air sungai.

Sesudah diambil pun APRIL Group memanfaatkan secara efisien. Mereka mampu mendaur ulang sekitar 90 persen air yang telah dipakai untuk digunakan ulang.

Ketika akhirnya tidak dipakai lagi, APRIL mampu mengolahnya supaya aman Tujuannya agar bisa dikembalikan lagi ke sungai. Terbukti sekarang sekitar 78 persen air yang diambil dari Sungai Kampar dapat dikembalikan ke sana.

Selain efisiensi air, APRIL Indonesia juga menggunakan energi ramah lingkungan. Mereka berhasil memanfaatkan lindi hitam sebagai hasil dari produksi pulp dan kertas sebagai energi.

Akibatnya, di tubuh APRIL Asia, penggunaan energi fosil hanya tinggal 15 persen. Sisa 85 persen energi lainnya merupakan bahan bakar bahan bakar nabati (biofuel).

SERTIFIKASI BUKTI KEBERLANJUTAN

Alasan lain yang menjadi bukti konkret bahwa PaperOneTM merupakan produk yang ramah lingkungan tergambar dari beragam sertifikasi lingkungan yang diraih oleh APRIL Group. Mereka mendapatkannya dari berbagai pihak di level internasional maupun nasional.

Terkait pengelolaan hutan misalnya. Pada Desember 2014, APRIL menjadi perusahaan kehutanan pertama Indonesia yang menerima sertifikasi pengelolaan hutan berkelanjutan berdasarkan  Programme for the Endorsement of Forest Certification  (PEFC) bersama dengan mitranya Indonesia, Indonesian Forestry Certification Cooperation (IFCC).

Perlu diketahui, PEFC merupakan sistem sertifikasi kehutanan yang terkemuka di dunia dengan standar yang akurat serta diakui secara global. PEFC digunakan sebagai mekanisme untuk melakukan verifikasi dan meningkatkan pengelolaan hutan lestari dan produk kayu dihasilkan secara berkelanjutan.

Bukan hanya itu, APRIL juga telah meraih ISO 4001. Ini menjadi bukti praktik standar manajemen lingkungan yang dapat dipertanggungjawabkan. Akibatnya semua produk APRIL telah dijamin dibuat dengan ramah lingkungan.

Selain PEFC dan ISO 4001, masih ada sertifikasi terkait lingkungan yang diraih oleh APRIL Asia. Sejak 2006, unit bisnisnya, PT Riau Andalan Pulp & Paper sudah mendapatkan Pengelolaan Hutan Tanaman Lestari (PHTL) di bawah standar Ekolabel Institut Indonesia (LEI).

LEI merupakan standar Kebijakan Pengadaan Penghijauan di Jepang. Produk pulp dan kertas Indonesia harus mendapatkannya jika ingin bisa dijual ke Negeri Matahari Terbit. Namun, standar LEI juga diakui di Eropa dan Amerika Serikat.

Sementara itu, sertifikasi Pengelolaan Hutan Produksi Berkelanjutan dan Verifikasi Legalitas Kayu (PHPL-SVLK) untuk semua fasilitas manufaktur dan operasional kehutanan juga sudah diraih oleh APRIL Indonesia. Unit bisnisnya RAPP telah mendapatkannya sejak Oktober 2012.

Perlu diketahui, PHPL-SVLK merupakan sistem verifikasi legalitas kayu Indonesia yang secara bersama-sama dikembangkan dan didukung oleh Uni Eropa. Mendapatkannya berarti pabrik hanya menerima dan memproses kayu dari sumber yang legal. Selain itu, bahan baku produk yang diekspor dapat dilacak berdasarkan poin-poin verifikasi.

Setelah mendapatkannya, produk-produk APRIL termasuk PaperOneTM bisa dijual di Uni Eropa karena bahan bakunya diperoleh dari pengelolaan hutan berkelanjutan.

BERDAMPAK POSITIF BAGI MASYARAKAT 

APRIL Group
Image Source : APRIL

PaperOneTM semakin pantas disebut sebagai produk ramah lingkungan jika melihat dampak positif yang diberikannya kepada masyarakat. Mereka hadir di tengah sebuah daerah dan berkembang maju bersama dengan mereka.

Sebagai contoh adalah kehadirannya di Riau. Menurut studi yang dilakukan oleh Unit Penelitian Ekonomi dan Sosial Universitas Indonesia, APRIL Group memberikan dampak ekonomi sebesar 6,9 persen kepada Provinsi Riau.

Mereka juga menciptakan lebih dari lima ribu angkatan kerja. Jika ditelaah lebih jauh, kontribusi APRIL terhadap lapangan kerja di Riau semakin besar. Mereka dicatat membuka kesempatan kerja tidak langsung sebanyak 90 ribu buah di Riau. Maka, tidak mengherankan kalau sekitar 5,4 persen pendapatan rumah tangga di Riau berasal dari APRIL Asia.

APRIL memang tidak mau maju sendiri. Mereka selalu berusaha mencari cara untuk memberi manfaat kepada masyarakat, negara, hingga iklim. Hal-hal positif terus mereka lakukan. Misalnya dengan membagikan listrik dari pengolahan lindi hitam yang dilakukannya. Sebanyak dua persen atau mencapai 10 megawatt listrik yang mereka hasilkan didistribusikan kepada masyarakat di Pangkalan Kerinci.

Beragam bukti itu sudah memperlihatkan bahwa PaperOneTM merupakan produk yang ramah lingkungan. APRIL Group memperhatikan lingkungan dalam proses produksi hingga berkontribusi positif terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitar pabrik dan perkebunannya.

Ref: http://www.april.com/just-curious/our-activities-and-companies/our-companies/april-asia-pacific

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *